Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi adalah Pembangkit Listrik (Power generator) yang menggunakan Panas bumi (Geothermal) sebagai energi penggeraknya. Indonesia dikaruniai sumber panas bumi yang berlimpah karena banyaknya gunung berapi di indonesia, dari pulau-pulau besar yang ada, hanya pulau Kalimantan saja yang tidak mempunyai potensi panas bumi.

Untuk membangkitkan listrik dengan panas bumi dilakukan dengan mengebor tanah di daerah yang berpotensi panas bumi untuk membuat lubang gas panas yang akan dimanfaatkan untuk memanaskan ketel uap (boiler) sehingga uapnya bisa menggerakkan turbin uap yang tersambung ke Generator.

Untuk panas bumi yang mempunyai tekanan tinggi, dapat langsung memutar turbin generator, setelah uap yang keluar dibersihkan terlebih dahulu. Pembangkit listrik tenaga panas bumi termasuk sumber Energi terbaharui.

Panas bumi adalah sebuah bentuk energi yang terbaharukan yang dapat dipergunakan

sebagai pembangkit listrik. Meskipun tergolong ramah lingkungan, namun beberapa hal perlu

dipertimbangkan apabila ingin dikembangkan sebagai pembangkit tenaga dengan skala besar.

Beberapa parameter yang harus dipertimbangkan adalah kandungan uap panas dan sifat

fisika dari uap panas di dalam reservoir dan penurunan tekanan yang terjadi sebagai akibat

digunakannya uap panas di dalam reservoir. Apabila semua aspek tersebut dapat dipenuhi,

tidak tertutup kemungkinan bahwa pembangkit ini akan diterima oleh semua pihak.

Prinsip kerja
Prinsip kerja pembangkit listik tenaga panas bumi secara singkst adalah sbb :
Air panas yang berasal dari sumur akan disalurkan ke separator, oleh separator air dengan uap dipisahkan, kemudian uap akan digunakan untuk menggerakkan turbin.
Ada dua sistim dalam pembangkit ini yaitu :
1. Simple flash (kilas nyala tunggal)
2. Double flash (kilas nyala ganda)
Dapat dikemukakan bahwa sistim double flash adalah 15-20 %lebih produktif dengan sumur yangsama dibanding dengan simple flash.

Uap yang keluar dari sumur sering mengandung berbagai unsur kimia yang terlarut dalam bahan-bahan padat sehingga uap itu tidak begitu murni. Zat-zat pengotor antara lain Fe, Cl, SiO2, CO2, H2S dan NH4. Pengotor ini akan mengurangi efisiensi PLTP, merusak sudu-sudu turbin dan mencemari lingkungan.

Perkiraan atau estimasi yang memberikan besarnya potensi energi panas bumi menurut metode Perry adalah :
E = D x Dt x P
Dimana :
E = arus energi (kcal per detik)
D = debit air panas (liter per detik)
Dt = perbedaan suhu permukaan air panas dan air dingin ( C)
P = panas jenis (kcal per kg)

Pengaruh PLTP pada lingkungan :
a. Polusi udara
b. Polusi air
c. Polusi suara
d. Penurunan permukaan tanah.

 

Sumber : www. wikipedia .com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s