Demokrasi di Indonesia Kaitannya Dengan Penegakan Hukum (Rule Of Law)

Salah satu ciri Negara demokratis dengan rule of lawnya adalah terselenggaranya kegiatan pemilihan umum yang bebas. Pemilihan umum merupakan sarana politik untuk mewujudkan kehendak rakyat dalam hal memilih wakil-wakil mereka di lembaga legislatif serta memilih pemegang kekuasaan eksekutif baik itu presiden/wakil presiden maupun kepala daerah.Pemilihan umum bagi suatu Negara demokrasi berkedudukan sebagai sarana untuk menyalurkan hak asasi politik rakyat. Pemilihan umum memiliki arti penting yaitu untuk mendukung atau mengubah personel dalam lembaga legislative.
Membentuk dukungan yang mayoritas rakyat dalam menentukan pemegang kekuasaan eksekutif untuk jangka tertentu. Rakyat melalui perwakilannya secara berkala dapat mengoreksi atau mengawasi kekuatan eksekutif.
Pada pemerintahan yang demokratis, pemilihan umum merupakan pesta demokrasi. Secara umum tujuan pemilihan umum adalah melaksanakan kedaulatan rakyat, sebagai perwujudan hak asasi politik rakyat, untuk memilih wakil-wakil rakyat yang duduk di lembaga legislatif serta memilih Presiden dan wakil Presiden, melaksanakan pergantian personel pemerintahan secara aman, damai, dan tertib, dan menjamin kesinambungan pembangunan nasional
Menurut Ramlan Surbakti, kegiatan pemilihan umum berkedudukan sabagai :
1)Mekanisme untuk menyeleksi para pemimpin dan alternatif kebijakan umum
2)Makanisme untuk memindahkan konflik kepentingan dari masyarakat ke lembagag-lembaga perwakilan melalui wakil rakyat yang terpilih, sehingga integrasi masyarakat tetap terjaga.
3)Sarana untuk memobilisasikan dukungan rakyat terhadap Negara dan pemerintahan dengan jalan ikut serta dalam proses politik (dikutip dari : http://tugassekolahonline.blogspot.com/2008/10/prinsip-prinsip-demokrasi-pancasila.html)

Di Indonesia, Pemilihan umun yang demokratis memang sudah diterapkan tetapi tidak sepenuhnya berjalan dengan baik. Pemilihan umum dikatakan belum dapat dikatakan berjalan dengan baik karena dalam proses pemilihannya rakyat lebih cenderung tidak tahu siapa yang akan dipilih dan apa visi serta misi yang dibuat oleh calon yang dipilih. Pengetahuan rakyat akan calon wakil yang nantinya menyuarakan aspirasi rakyat sangat minim. Akibatnya seperti saat ini, proses pemilu memang berjalan baik dan lancar tetapi akibat lanjutannya yang terlihat saat ini. Para wakil yang dipilih tidak menjalankan sepenuhnya kepercayaan yang diberikan kepada mereka sehingga proses pemerintahan yang demokratis tidak berjalan sesuai yang harapkan karena fungsi dari wakil rakyat sebagai sarana penyuara aspirasi rakyat di lembaga-lembaga legislatif kurang berjalan dengan baik  

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s