Konsep Biaya

Dalam arti luas biaya adalah pengorbanan sumber ekonomi, yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi atau yang kemungkinan akan terjadi untuk tujuan tertentu

[Mulyadi, 1993, hal 8].

Biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan suatu proses produksi dapat dikategorikan dalam beberapa kelompok, yaitu [Usry, 1997, hal 24]:

  • Biaya Langsung
  • Biaya Tak Langsung

 

Biaya langsung

Biaya langsung merupakan biaya yang dikeluarkan untuk suatu proses produksi yang dapat dengan mudah dihubungkan secara ekonomi terhadap produk yang dihasilkan. Biaya langsung juga dapat diartikan sebagai biaya yang terlibat langsung  dengan produk, yang biasanya dikeluarkan untuk membiayai tenaga kerja, dan bahan baku.

Biaya langsung itu sendiri dapat dikelompokkan lagi menjadi beberapa bagian , yaitu :

1.    Biaya bahan baku langsung (direct material cost)

Biaya bahan baku  langsung (BBBL) merupakan biaya yang dikeluarkan untuk bahan yang akan diolah menjadi bagian produk atau produk jadi, dan pemakaiannya dapat merupakan bagian integral pada produk tertentu. Biaya bahan baku ini bisa terdiri dari biaya untuk bahan baku utama, yaitu bahan baku yang harus ada dan apabila tidak ada dapat menghambat proses produksi. Selain itu ada biaya bahan baku penolong, yaitu bahan baku yang menjadi pelengkap bahan baku utama dapat diolah menjadi produk jadi, bila bahan penolong ini tidak ada, proses produksi tidak akan terganggu.

2.  Biaya tenaga kerja langsung (direct manufacturing labor cost)

Biaya tenaga kerja langsung merupakan hak pekerja yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pemberi kerja kepada pekerja menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan atau peraturan perundanga-undangan atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah atau akan dilakukan.

Perhitungan biaya tenaga kerja langsung (BTKL) dapat dihitung dengan menggunakan formulasi berkut ini [Usry, 1997, hal 26]:

BTKL = Waktu kerja (jam) x (upah pekerja/jam)

3.  Biaya Pemakaian Mesin Langsung (direct manufacturing machine cost)

Biaya pemakaian mesin langsung merupakan biaya yang dikeluarkan atas penggunaan  mesin untuk memproduksi produk  yang dihasilkan oleh perusahaan.

Biaya pemakaian mesin langsung (BPML) dapat dihitung dengan menggunakan formulasi berkut ini [Usry, 1997, hal 27]:

BPML = (jam mesin / umur ekonomis) x (harga mesin)

4.  Biaya Pemakaian Listrik Langsung (direct manufacturing electric cost)

Biaya tenaga kerja langsung merupakan biaya penggunaan  listrik untuk menjalankan peralatan yamg digunakan dalam proses produksi produk .

Biaya pemakaian listrik langsung (BPLL) dapat dihitung dengan menggunakan formulasi berkut ini [Usry, 1997, hal 27]:

BPLL = (Jam Mesin) x (Power) x (Biaya per Kwh)

 

Sehingga, dapat ditentukan biaya langsung produksi satu unit rak pada stasiun kerja tersebut. Penentuan biaya langsung ini dapat ditulis sebagai berikut [Usry, 1997, hal 28]:

Biaya Langsung  = BBBL + BTKL + BPML+ BPLL

Biaya tidak langsung

Biaya tidak langsung adalah biaya yang dikeluarkan dan tidak ada hubungan secara langsung dengan produk yang dihasilkan perusahaan. Biaya tidak langsung adalah semua biaya yang berhubungan dengan fungsi produksi atau kegiatan pengolahan bahan baku menjadi produk jadi selain biaya bahan baku langsung dan biaya tenaga kerja langsung.

sumber : http://blog.unand.ac.id/adjigiring/analisis-dan-estimasi-biaya/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s